About

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Saturday, December 1, 2018

SISTEM INFORMASI ANALISIS PENGEMBANGBIAKAN LOVE BIRD di VAN LOVE BIRD

SISTEM INFORMASI ANALISIS PENGEMBANGBIAKAN LOVE BIRD di VAN LOVE BIRD
Teja Wicaksana-522016043

Selamat sore teman teman
Ini ada sebuah artikel mengenai sistem informasi pengembangbiakan Love Bird , Semoga bermanfaat untuk teman teman peternak Love Bird

Menurut (Prawoto, 2011) Seiring perkembangan ilmu pengetahuan di bidang peternakan yang semakin luas, jenis ternak yang dipelihara oleh masyarakat pun semakin beragam. Beternak saat ini, bukan hanya mengacu pada pemenuhan kebutuhan protein hewani saja melainkan juga sebagai kesenangan (fancy) bagi pemiliknya. Salah satu ternak yang dimaksud adalah burung. Pada  memberikan suasana alami berupa penampilan bentuk, warna, dan kicauannya yang indah Faktanya, sebagian besar orang yang memelihara ataupun membudidayakan burung hias selain kegemaran dan mencari profit juga bertujuan untuk diikutsertakan dalam kontes (Prawoto, 2011).
Beternak lovebird menjadi salah satu usaha yang sangat menjanjikan, mengingat banyaknya peminat burung ini di pasaran. Selain itu, lovebird juga menjadi salah satu burung primadona yang sangat populer di negeri ini. Bagi sobat yang berminat untuk memulai usaha budidaya ternak burung kicau, maka ada banyak burung yang bisa dijadikan opsi untuk beternak, mulai dari burung kenari, lovebird, kacer, murai batu, dan lain sebagainya. Beternak lovebird bisa dibilang susah-susah gampang, tetapi bila sudah cukup pengalaman, maka akan tahu tips triknya, sehingga dengan mudah bisa mengatasi segala permasalahan dan kebutuhan dari burung lovebird itu sendiri. Untuk mengembangkan lovebird pun akan semakin mudah bila anda terus berusaha dan belajar, terutama dalam hal perawatan serta mengatasi gangguan yang terjadi pada lovebird.
Seorang breedeer (peternak) biasanya memiliki cara sendiri-sendiri dalam mengembangbiakan burung yang sangat menarik ini. Sejatinya, Lovebird berasal dari benua Afrika. Burung ini bersifat monogami, namun juga bisa dikembangbiakkan dengan cara poligami
Keungulan burung lovebird yang berhubungan dengan kualitas kicauannya sebagai burung master, tampilan fisiknya yang menarik, perawatan yang cenderung lebih mudah serta harga beli yang terjangkau menjadi kunci mengapa peminat burung lovebird terus meningkat, Permintaan yang terus meningkat dari jenis burung lovebird menjadikan ide usaha untuk menjual jenis burung ini, maka muncullah bisnis dengan usaha jual-beli burung. Proses sosial yang dilalui pembudidaya dalam kegiatan budidaya burung lovebird nyatanya berpengaruh terhadap kondisi sosial serta kondisi ekonomi di lingkungan sekitar pembudidaya dampak ekonomi menjadi salah satu hal yang menarik , karena kegiatan sampingan dalam budidaya burung lovebird ini menghasilkan pendapatan yang cukup besar jika dilakukan secara serius dan telaten. Ketelatenan dari memelihara burung lovebird misalnya dengan banyak mengikuti ajang perlombaan untuk meningkatkan kualitas dan harga jual burung lovebird.
Kegiatan membudidayakan burung lovebird juga berdampak besar terhadap kehidupan perekonomian masyarakat sekitar pembudidaya, dimana kegiatan membudidayakan ini juga membuka peluang usaha jasa dalam merawat burung lovebird. Dampak sosial dalam masyarakat meliputi bagaimana hubungan antar pelaku produksi dengan individu lain yang menunjang produksinya. Hubungan sosial dalam bentuk interkasi ini dilakukan misalnya dengan mengadakan diskusi santai bersama. Dampak sosial lain dari maraknya peminat burung lovebird adalah munculnya kelompok sosial Komunitas Lovebird Indonesia (KLI) yang menjadi tempat kegiatan para penikmat burung lovebird untuk berdisuksi bersama mengenai cara perawatan. Banyaknya aktifitas pertemuan yang diadakan diantara penikmat burung lovebird berdampak juga pada meningkatnya hubungan personal antar anggota.
Burung kicau dalam masyarakat saat ini diperoleh bukan hanya sebagai pertanda akan suatu keberuntungan atau hal yang baik, melainkan sebagai sebuah bentuk hobi memelihara untuk memperoleh kepuasan batin. Kepuasan batin memelihara burung kicau ini diperoleh sang pemilik dari proses perawatan yang dilakukan setiap harinya hingga burung kicau yang dimilikinya memiliki suara kicau yang menarik serta warna bulu yang menarik. Jenis burung kicau yang saat ini banyak diminati masyarakat salah satunya jenis burung lovebird. Burung jenis lovebird banyak diminati masyarakat karena perawatan yang cenderung mudah dan tidak membutuhkan banyak, harga beli burung yang cenderung terjangkau bagi setiap lapisan ekonomi masyarakat, serta sebagai burung master yang artinya Burung kicau dalam masyarakat saat ini diperoleh bukan hanya sebagai pertanda akan suatu keberuntungan atau hal yang baik, melainkan sebagai sebuah bentuk hobi memelihara untuk memperoleh kepuasan batin.
Kepuasan batin memelihara burung kicau ini diperoleh sang pemilik dari proses perawatan yang dilakukan setiap harinya hingga burung kicau yang dimilikinya memiliki suara kicau yang menarik serta warna bulu yang menarik. Jenis burung kicau yang saat ini banyak diminati masyarakat salah satunya jenis burung lovebird. Burung jenis lovebird banyak diminati masyarakat karena perawatan yang cenderung mudah dan tidak membutuhkan banyak, harga beli burung yang cenderung terjangkau bagi setiap lapisan ekonomi masyarakat, serta sebagai burung master yang artinya burung lovebird mudah dilatih untuk menarik perhatian burung jenis lain untuk berkicau.
Dampak sosial dari membudidayakan burung lovebird yaitu terbentuknya komuntas KLI, jaringan sosial yang semakin kompleks melalui interkasi yang terjalin antara sesama pembudidaya maupun penghobi burung lovebird, munculnya lapisan sosial diantara pembudidaya yang didasarkan atas kepemilikan burung lovebird. Dampak ekonomi dilihat dari meningkatnya pendapatan tambahan melalui kegiatan budidaya, membuka lapangan usaha bagi masyarakat umum melalui jasa perawatan burung lovebird, membuka usaha persewaan lahan untuk kegiatan perlombaan burung kicau, meningkatnya konsumsi masyarakat melalui pendapatan yang diperoleh.

DAFTAR PUSTAKA
Dewi.2011.Si Cantik Bersuara Merdu. Jakarta: Agromedia Pustaka.
Gujarati. 2003.Budidaya Love Bird. Jakarta : Erlangga.
Winata.2012.Hobi yang menguntungkan. Surakarta : Delta Media
Ibrahim. 1998. Pengembangan Love Bird.Jakarta : PT Rineka Cipta



























Friday, November 30, 2018

Laporan Fotosintesis - Firlia wibawanti - 522016039


Hai Selamat Siang Teman-Teman
Hari ini saya mengupload kembali, dengan materi yang berbeda loh...
Pada hari ini saya mengunggah materi tentang fotosintesis tumbuhan
Dengan hal ini saya berharap:
Dapat dijadikan reverensi dalam membaca atau membuat laporan praktikum.


I.                   DASAR TEORI
Fotosintesis merupakan suatu proses biologi yang kompleks, proses ini menggunakan energi dan cahaya matahari yang dapat dimanfaatkan oleh klorofil yang terdapat dalam kloroplas. Seperti halnya mitokondria, kloroplas mempunyai membran luar dan membran dalam. Membran dalam mengelilingi suatu stroma yang mengandung enzim –enzim yang larut dalam struktur membran yang disebut tilakoid. Proses fotosintesis dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain air (H2O), konsentrasi CO2, suhu, umur daun, translokasi karbohidrat dan cahaya. Tetapi yang menjadi faktor utama fotosintesis agar dapat berlangsung adalah cahaya, air dan karbondioksida (Salisbury, 1992).
Klorofil adalah pigmen hijau fotosintesis yang terdapat dalam tanaman, algae dan cynanobakteria. Fungsi klorofil pada tanaman adalah menyerap energi dari sinar matahari untuk digunakan dalam proses fotosintesis. Fotosintesis adalah proses perubahan zat anorganik H2O dan CO2 oleh klorofil dengan bantuan cahaya atau sinar matahari menjadi zat organik karbohidrat (Heddy, 1990).
Semakin tinggi intensitas cahaya matahari, aktivitas fotosintesis semakin tinggi. Hal ini terjadi jika ditunjang oleh tersediaanya CO2, H2O serta kondisi temperature. Kenaikkan aktivitas fotosintesis tidak terus berlanjut, tetapi berhenti sampai batas suatu kondisi karena tumbuhan memiliki batas kemampuan tertentu. Lama pencahayaan sangat berpengaruh terhadap fotosintesis. Pada musim hujan, lama pencahayaan menjadi pendek. Keadaan ini akan mengurangi aktivitas fotosintesis (Abdurahman, 2008).
II.                TUJUAN
1.      Mengetahu proses  laju fotosintesis.
III.             ALAT DAN BAHAN
ALAT                  
1.      Beaker Glass.
2.      Corong.
3.      Tabung reaksi.
4.      Stopwatch.
5.      Lampu.
6.      Hand counter.
7.      Ember.
BAHAN
1.      Tanaman Hidrilla verticillata.
2.      Air.
IV.             CARA KERJA
1.      Disiapkan alat dan bahan.
2.      Tanaman Hidrilla verticillata dimasukkan ke corong, kemudian ujung corong ditutup dengan tabung reaksi.
3.      Beaker glass diisi air setengah.
4.       Disinari lampu dengan waktu 5 menit, 10 menit, dan 15 menit. Kemudian dihitung banyaknya gelembung udara yang dikeluarkan.
V.                HASIL
Waktu
Gelembung
5 menit
547
10 menit
572
15 menit
136
Total
1255

VI.             PEMBAHASAN
Pada Praktikum kali ini, terdapat 3 perbedaan waktu yang akan dibahas dalam fotosintesis, Pada hasil percobaan waktu selama 5 menit didapat banyak gelembung sebanyak  547 gelembung, pada percobaan waktu 10 menit mendapatkan banyak gelembung sebanyak 542 dan pada perbedaan waktu 15 menit mendapatkan banyak gelembung sebanyak 136 gelembung.
Menurut Salisbury (1992), menyatakan bahwa faktor utama fotosintesis agar dapat berlangsung adalah cahaya, air dan karbondioksida. Jadi gelembung udara yang dihasilkan menandakan bahwa proses fotosintesis pada tanaman Hydrilla verticillata menghasilkan oksigen.
Menurut Abdurahman (2008), hasil fotosintesis adalah molekul glukosa yang disimpan dalam bentuk pati, amilum, atau tepung. Secara garis besar, reaksi fotosintesis dapat ditulis sebagai berikut
C6H12O6 + 12H2O                         C6H2O6 + 6O2 + 6H2O
Di dalam kloroplast tterdapat tumpukan membrane yang disebut tilakoid. Tilakoid merupakan membran yang mirip kantung pada beberapa bagian penyusun bertumpuk membentuk grana.
Dari tinjauan pustaka di atas sumber energi berupa cahaya matahari atau lampu akan berpengaruh terhadap fotosintesis. Pada sel tumbuhan, proses fotosintesis terdapat organel sel yang disebut kloroplas, kloroplast mengandung pigmen klorofil. Klorofil akan mengabsorbsi sinar matahari menjadi energi. Klorofil inilah yang berfungsi penting dalam proses fotosintesis. Kecepatan fotosintesis  antara  ditempat terang lebih cepat berfotosintesis dibandingkan ditempat yang kekurangan cahaya. Hal ini karena proses fotosintesis dibantu oleh adanya cahaya. Sehingga tinggi intensitas cahaya semakin banyak energy yang terbentuk sehingga akan mempercepat laju proses fotosintesis.
Menurut Abdurahman (2008), beberapa faktor yang paling menentukan terhadap aktivitas fotosintesis adalah faktor hereditas dan faktor lingkungan. Faktor lingkungan meliputi temperatur, intensitas cahaya matahari dan lama pencahayaan, kandungan air dan mineral dalam tanah, serta kandungan CO2 dan O2 di udara. Sedangkan faktor hereditas (genetik) merupakan factor yang paling penting dalam fotosintesis. Tumbuhan memiliki kebutuhan yang berbeda terhadap kondisi lingkungan untuk menjalankan kehidupan yang normal.
Berdasarkan hasil pengamatan dan tinjauan pustaka di atas jumlah gelembung udara yang dihasilkan perlakuan 5 menit dan 10 menit didapat hasil semakin lama semakin banyak gelembung yang dihasilkan. Hal ini membuktikan bahwa intensitas cahaya lampu atau cahaya matahari sangat mempengaruhi proses fotosintesis. Dapat diperhatikan jika hasil oksigen (gelembung) pada proses fotosintesis berlangsung dengan cepat di tempat terkena cahaya. Intensitas cahaya yang optimum sangat baik untuk proses fotosintesis, sebaliknya dengan intensitas cahaya yang rendah atau terlalu tinggi dapat menghambat berlangsungnya proses fotosintesis.
Menurut Abdurahman (2008), Kenaikkan aktivitas fotosintesis tidak terus berlanjut, tetapi berhenti sampai batas suatu kondisi karena tumbuhan memiliki batas kemampuan tertentu. Hal ini sesuai dengan pustaka yang dapat dilihat pada perlakuan 15 menit intensitas cahaya terlalu tinggi (terlalu lama penyinaran) maka gelembung yang dihasilkan menurun menjadi 136 gelembung. Dapat juga faktor turunnya jumlah gelembung karena sifat tumbuhan, pada kondisi lingkungan yang sama memiliki perbedaan aktivitas fotosintesisnya, keadaan tersebut karena faktor genetik.
Berdasarkan hasil percobaan pengaruh intensitas cahaya terhadap laju fotosintesis mempengaruhi tempat yang terkena sinar matahari langsung sehingga memiliki laju fotosintesis yang lebih tinggi dibandingkan dengan diletakkan pada tempat yang teduh. Hal tersebut dapat dilihat dari jumlah gelembung (O2) yang dihasilkan pada proses fotosintesis tersebut. Gas ini terbentuk karena proses fotolisis. Fotolisis adalah berubahnya air menjadi oksigen yang menunjukkan meningkatnya intensitas cahaya akan mempengaruhi laju fotosintesis dimana meningkatnya intensitas cahaya ini juga akan meningkatkan laju fotosintesis.
VII.          KESIMPULAN
1.      Proses fotosintesis berlangsung dengan cepat di tempat terkena cahaya. Intensitas cahaya yang optimum sangat baik untuk proses fotosintesis, sebaliknya dengan intensitas cahaya yang rendah atau terlalu tinggi dapat menghambat berlangsungnya proses fotosintesis, gelembung-gelembung yang timbul menunjukkan dalam fotosintesis dihasilkan oksigen.
VIII.       DAFTAR PUSTAKA
Abdurahman, Deden. 2008. Biologi Kelompok Pertanian dan Kesehatan. Bandung: Grafindo Media Pratama. Diakses pada 18 Oktober 2016 link:https://books.google.co.id/books?isbn=6020001911
Heddy, S. 1990. Biologi Pertanian. Jakarta: Rajawali Press.
Salisbury, Frank B., dan Cleon W Ross. 1992. Fisiologi Tanaman Jilid 3. Bandung: ITB Press. 
lampiran 

Terimakasih, Selamat Siang.


Monday, November 5, 2018

HAI TEMAN INI ADA ARTIKEL TENTANG BUNGA BACA YA
 Bunga atau kembang (bahasa Latin: flos) adalah alat reproduksi seksual pada tumbuhan berbunga (divisio Magnoliophyta atau Angiospermae, "tumbuhan berbiji tertutup"). Pada bunga terdapat organ reproduksi, yaitu benang sari dan putik.
Bunga dapat muncul secara tunggal maupun bersama-sama dalam satu rangkaian. Bunga yang muncul secara bersama-sama disebut sebagai bunga majemuk atau inflorescence. Pada beberapa spesies, bunga majemuk dapat dianggap awam sebagai bunga (tunggal), misalnya pada Anthurium dan bunga matahari. Satuan bunga yang menyusun bunga majemuk disebut floret.
Secara botani, bunga adalah bagian tanaman untuk menghasilkan biji. Penyerbukan dan pembuahanberlangsung pada bunga. Setelah pembuahan, bunga akan berkembang lebih lanjut membentuk buah. Pada tumbuhan berbunga, buah adalah struktur yang membawa dan melindungi biji.
Fungsi biologi bunga adalah organ seksual, sebagai wadah menyatunya gamet jantan (mikrospora) danbetina (makrospora) untuk menghasilkan biji. Bahwa bunga adalah analog dengan organ seksual pada hewan baru disadari secara ilmiah pada abad ke-17 di Eropa.
Beberapa bunga memiliki warna yang cerah berfungsi sebagai pemikat hewan pembantu penyerbukan. Beberapa bunga yang lain menghasilkan panas atau aroma yang khas, juga bertujuan memikat hewan untuk membantu penyerbukan.
Image result for bunga wikipedia


SUMBER : DISINI





Pengertian Batang

Hai teman-teman kami lampirkan pengertian dari batang tumbuhan, artikel ini bermanfaat bagi mahasiswa pertanian.

Batang (bahasa Latin: caulis) merupakan salah satu dari organ dasar tumbuhan berpembuluh. Batang adalah sumbu tumbuhan, tempat semua organ lain bertumpu dan tumbuh. Daun dan akar dianggap sebagai perkembangan lanjutan dari batang untuk menjalankan fungsi yang lebih khusus.
Tanpa batang, tumbuhan berpembuluh tidak dapat hidup titik tumbuh berasal dari batang.
Pada umumnya batang mempunyai sifat-sifat berikut :
1.     Umumnya berbentuk panjang bulat seperti silinder atau dapat pula mempunyai bentuk lain, akan tetapi selalu bersifat aktinomorf (simetri radial).
2.     Terdiri atas ruas-ruas yang masing-masing dibatasi oleh buku-buku dan pada buku-buku inilah muncul tunas yang membentuk cabang batang, daun, atau akar.
3.     Biasanya tumbuh ke atas menuju cahaya atau matahari (bersifat fototrop atau heliotrop).
4.     Selalu bertambah panjang di ujungnya, oleh sebab itu sering dikatakan, bahwa batang mempunyai pertumbuhan yang tidak terbatas.
5.     Mengadakan percabangan dan selama hidupnya tumbuhan, tidak digugurkan, kecuali kadang-kadang cabang atau ranting yang kecil.
6.     Umumnya tidak berwarna hijau, kecuali tumbuhan yang umurnya pendek, misalnya rumput dan waktu batang masih muda.



Image result for batang tumbuhan


Modifikasi Batang
Batang dapat memiliki fungsi tambahan, yang berakibat pada berubahnya bentuk (morfologi) dari bentuk dasar menjadi bentuk yang lain. Berikut adalah beberapa bentuk modifikasi batang.
1.   Bonggol, pangkal batang atau batang bulat pendek yang berada tepat di bawah permukaan tanah. Bonggol yang memiliki fungsi tambahan sebagai tempat cadangan energi disebut sebagai bonggol umbi (cormus). Contoh tumbuhan yang memiliki: pisang, suweg.
2.   Geragih (stolo), suatu cabang khusus yang menjalar di permukaan atau di bawah permukaan tanah dengan ruas yang panjang dan pada bukunya lalu muncul tunas daun atau akar. Contoh : lili paris, kentang
3.   Rimpang (rhizom), yaitu batang mendatar, gemuk, dan berada di permukaan tanah atau di bawah permukaan, dengan ruas-ruas pendek. Contoh: berbagaitemu-temuan
4.   Umbi batang (tuber), yang merupakan pembengkakan geragih atau rimpang karena bertambah fungsi sebagai penyimpan cadangan energi.
5.   Batang membulat yang memiliki fungsi sebagai organ sukulen (penyimpan air) disebut sebagai caudex.
6.   Cakram pada umbi lapis, suatu bentuk batang yang sangat pendek dan menjadi penyangga dari pangkal daun sukulen. Contoh : bawang-bawangan,Amaryllis



Disini saya lampirkan file artikel tentang batang tumbuhan semoga bermanfaat
Selamat pagi